En Musa Naik Pangkat
Musa
Sebelum kau pergi
Inginku titipkan cerita dirimu
...Agar menjadi kenangan indah
Walau kau berpindah rumah , Cuma
Saat indah bersama , sukar dilupa
Yang akan terpahat disanubari adik-beradik yang ditinggal
Jangan lupa,Nanti ...
jenguk-jenguklah kami , tengok-tengoklah kami
Rumah kita pun bukannya jauh...
Hanya sepelaung sahaja...
Musa
Seingat kami,
Kau manusia hebat dipentasmu
Dimana pun kau berdiri, duduk dan berbaring
Di mana pun kau berada saat dan ketika
Kau memenuhi ruang keperluan dan kehendak rasa
Mata-mata akan mendengar lisanmu berkata
Curahan berontak mahupun akur setuju sentiasa ada
Demi kebaikan kau berani
Walau kening-kening terangkat sinis
Padamu yang benar tetap benar
Yang salah harus dibaiki
Yang pasti... keberadaan mu dirasa
Ketiadaanmu dicari
Kehadiranmu ditunggu
Kehilanganmu dirindu
Musa
Jiwamu keras bak batu
Gerahammu menggigit prinsip pegangan
Kau tidak menoleh pada suara bangkang
Sekali kau putih , jarang menjadi hitam
Sekali kau jumpa ,jarang kau buang
Pada kami... ada baiknya
Membuat kami sedia apa jua seranganmu
Walau sebenarnya memang baik akhirnya
Kerana kau selalu membawa yang luar biasa dari biasa
Kan kami dah kata ...kau orang hebat
Suaramu memekik hingga bergoncang tiang seri SPP
Akhirnya , biasanya kami, membenarkannya...
Musa
Sepanjang kau di sini
Tanaman tumbuh subur
Dek benih2 yang bertahun kau jaga dan baja
Kini,
Tumbuh merimbun berbuah lebat
Ranum manis rasanya
Dimakan , diberi , dijual
Semua pun menjadi
Peniaga , pemborong ,pembeli tersenyum puas pada air tanganmu...
Keluarga menumpang bangga
Kau tersenyum bahagia..
Musa
Sekiranya along , angah ,uteh,itam ,usu atau adik beradik ini
Ada yang mengusik hatimu
Ada yang menyakiti hatimu
Anggaplah ia gurauan mesra
Buat ingat-ingat
Termenung di tangga batu rumah baru
Sambil mengintai rumah yang lama
Menguntum senyum menggamit rasa
Buat modal di rumah yang baru.....
Anarin
15 Mac 2011
Hotel Glory Beach Resort
Port Dickson , Negeri Sembilan
Mesyuarat Post Mortem
Peperiksaan Jabatan Pelajaran Johor
14-16 Mac 2011
MAJALAH TERBARU GenQ ( GENERASI AL QURAN )
Anda mahu? Contact Wakil Negeri Johor
Hadzrin Suleiman 0197618860
Zairinah Amat 0197679713
Daerah dan Kawasan
Permas Jaya , Johor Jaya , Plentong , Stulang laut , Masai - contact Abu 0137441668
Seluruh Johor Bahru - contact Mohd Hadafi - 0137570233
Skudai dan Senai - Hamid - 0167122703 / Hassan - 0197593424
Pasir Gudang - Haji Abd Latif - 0197368909
Kota Tinggi , Bandar Penawar , Desaru - Hafizi - 0134456801
Ulu Tiram - Cikgu Zul - 0197707242
Pontian - Yazed - 0197482383
Kulai - Azizi - 0136694732
Batu Pahat - Fauzi - 0137795884
Muar , Ledang - Tn Haji Ahmad Sayuti - 0123970589
Segamat - Ustaz Khairul 0139695524 / Chaah - Pn Nor - 0137041643
Mersing - Asri - 0137822568
Kluang - Ustzh Mashitah - 0197681405 / Ustzh Masura- 0137322467 / C. Norimah-0127379692
Sila buat tempahan awal ... di jangka keluar pada 10 Julai 2011..
Hadzrin Suleiman 0197618860
Zairinah Amat 0197679713
Daerah dan Kawasan
Permas Jaya , Johor Jaya , Plentong , Stulang laut , Masai - contact Abu 0137441668
Seluruh Johor Bahru - contact Mohd Hadafi - 0137570233
Skudai dan Senai - Hamid - 0167122703 / Hassan - 0197593424
Pasir Gudang - Haji Abd Latif - 0197368909
Kota Tinggi , Bandar Penawar , Desaru - Hafizi - 0134456801
Ulu Tiram - Cikgu Zul - 0197707242
Pontian - Yazed - 0197482383
Kulai - Azizi - 0136694732
Batu Pahat - Fauzi - 0137795884
Muar , Ledang - Tn Haji Ahmad Sayuti - 0123970589
Segamat - Ustaz Khairul 0139695524 / Chaah - Pn Nor - 0137041643
Mersing - Asri - 0137822568
Kluang - Ustzh Mashitah - 0197681405 / Ustzh Masura- 0137322467 / C. Norimah-0127379692
Sila buat tempahan awal ... di jangka keluar pada 10 Julai 2011..
NAK BELI BUKU.... JOM
Isnin, Jun 13, 2011
muhasabah lagi
Muhasabah lagi
" Sekiranya kita mengejar akhirat , dunia akan datang bertamu...tetapi sekiranya kita mengejar dunia ... akhirat akan terhijab dan dunia semakin jauh.....",
"Sekiranya hendak bebas di istana berbaiklah dengan raja , bukan penjaga pintunya mahupun para pembesar istana....."
...
"Takut kepada makhluk adalah kerana kita cinta dunia , Takut kepada ALLAH.. adalah sebaiknya kerana hatinya dan hati kita adalah dibawah genggaman NYA... so...
Pesanan untuk diri sendiri dan rakan2..
anarin
26 mac 2011
" Sekiranya kita mengejar akhirat , dunia akan datang bertamu...tetapi sekiranya kita mengejar dunia ... akhirat akan terhijab dan dunia semakin jauh.....",
"Sekiranya hendak bebas di istana berbaiklah dengan raja , bukan penjaga pintunya mahupun para pembesar istana....."
...
"Takut kepada makhluk adalah kerana kita cinta dunia , Takut kepada ALLAH.. adalah sebaiknya kerana hatinya dan hati kita adalah dibawah genggaman NYA... so...
Pesanan untuk diri sendiri dan rakan2..
anarin
26 mac 2011
.....aku..
....AKU....
Kekadang bila berseorangan
aku fikir...apa yang aku nak...
apa yang aku cari....
...Hidup yang tak lama..
Yang sekejap cuma...
Yang dulu ada...sekarang dah tiada
Yang dulu muda ...sekarang dah tua
Yang dulu cantik..sekarang dah kerepot
Yang dulu sihat ..sekarang dah sakit2
Yang dulu gagah...sekarang dah lemah
Nabi "kata" umur umatnya 60an tahun....purata mati...
Diam2 aku dah menuju 40 ... entah2 sudah
Hidup yang sebenar nak bermula...
Kalau lah aku belum berubah.... ramai kata ...nanti susah...
Hari ini aku kata ...aku takut mati..
Bukan matinya yang aku takut... tapi lepas matinya itu... Kalau kena siksa macam mana?
lama tu....
Kalau sakit ...berganda2...sakitnya
Kalau besar lipan yang datang... besarnya tidak terkata...
aduh takutnya...
Wahai ROBBI... sekiranya nyawaku Kau nak renggut.....UHH kasihanilah aku yang selalu , asyik buat dosa ini ....BERTAUBAT.... tolonglah...walau kini aku belum lagi....uhhhhh...
anarin
7 april 2011
Kekadang bila berseorangan
aku fikir...apa yang aku nak...
apa yang aku cari....
...Hidup yang tak lama..
Yang sekejap cuma...
Yang dulu ada...sekarang dah tiada
Yang dulu muda ...sekarang dah tua
Yang dulu cantik..sekarang dah kerepot
Yang dulu sihat ..sekarang dah sakit2
Yang dulu gagah...sekarang dah lemah
Nabi "kata" umur umatnya 60an tahun....purata mati...
Diam2 aku dah menuju 40 ... entah2 sudah
Hidup yang sebenar nak bermula...
Kalau lah aku belum berubah.... ramai kata ...nanti susah...
Hari ini aku kata ...aku takut mati..
Bukan matinya yang aku takut... tapi lepas matinya itu... Kalau kena siksa macam mana?
lama tu....
Kalau sakit ...berganda2...sakitnya
Kalau besar lipan yang datang... besarnya tidak terkata...
aduh takutnya...
Wahai ROBBI... sekiranya nyawaku Kau nak renggut.....UHH kasihanilah aku yang selalu , asyik buat dosa ini ....BERTAUBAT.... tolonglah...walau kini aku belum lagi....uhhhhh...
anarin
7 april 2011
muhasabah lagi
DI PASAR TANI...pagi tadi..
...Sedang aku berbual bersama member nyambil tunggu pelanggan ...datang seorang hajjah ..."Dik , buku Madinah ada..? .... " Ada , jah..." Emm Mekah pun ada.." aku mancing .... "Ni, nak buat persediaan nak gi umrah bulan 6, kalau dah baca ...nanti ada RASA sikit kalau sampai sanan .."ujarnya tanpa diduga dan... aku tak tanya pun..." Doakan saya yer jah...", "InsyaALLAH" dia menjawab... "Apa lagi nak dik oii .... dah tua2 nie , banyak2 baca buku lah...buat2 bekal kat sana nanti , betulkan amal....." " Nanti kalau dah mati ...aduh, ustaz kata 1 hari di sana sama dengan 1000 tahun kat dunia.... tu yang hajah takut tu mati....", " Saya tak takut mati jah..." Aku respon dengan gurauan.... " Betul , tapi dah di jamin ker lepas mati tak di siksa....." Aduh aku terpukul...." Sohih jah, sohih...." Ish.... ish... betul hajah cakap...dalam hati ku...Member aku menyeringai membenarkannya sambil kelihatan matanya berkaca....barangkali tersentuh dengan perbualan spontan yang berilmiah itu......." Ehhh... lagilah jah... tak kan dah balik "... " Emm terima kasih yer , saya beli..... tak boleh banyak2... semua saya cakap tu untuk diri saya... Cakap banyak2 , nanti tak amal...Allah marah..." Sayup2 dia meninggalkan kami berdua.... termanggu-manggu... sambil membenarkan apa yang dikata.....
Ini adalah sketsa yang biasa berlaku setiap kali aku menjual buku2 dan kitab, Biasanya ALLAH swt akan "mendidik" aku melalui perantaraan pelanggan , Terima kasih ALLAH.... sesungguhnya tiada yang kebetulan di dalam dunia ini... Allah yang ku kasihi sentiasa "menyuap" ku dengan ilmu2 dan kefahaman2 yang memang aku dahagakan....... ALLAH HU AKBAR...
anarin
18 april 2011
...Sedang aku berbual bersama member nyambil tunggu pelanggan ...datang seorang hajjah ..."Dik , buku Madinah ada..? .... " Ada , jah..." Emm Mekah pun ada.." aku mancing .... "Ni, nak buat persediaan nak gi umrah bulan 6, kalau dah baca ...nanti ada RASA sikit kalau sampai sanan .."ujarnya tanpa diduga dan... aku tak tanya pun..." Doakan saya yer jah...", "InsyaALLAH" dia menjawab... "Apa lagi nak dik oii .... dah tua2 nie , banyak2 baca buku lah...buat2 bekal kat sana nanti , betulkan amal....." " Nanti kalau dah mati ...aduh, ustaz kata 1 hari di sana sama dengan 1000 tahun kat dunia.... tu yang hajah takut tu mati....", " Saya tak takut mati jah..." Aku respon dengan gurauan.... " Betul , tapi dah di jamin ker lepas mati tak di siksa....." Aduh aku terpukul...." Sohih jah, sohih...." Ish.... ish... betul hajah cakap...dalam hati ku...Member aku menyeringai membenarkannya sambil kelihatan matanya berkaca....barangkali tersentuh dengan perbualan spontan yang berilmiah itu......." Ehhh... lagilah jah... tak kan dah balik "... " Emm terima kasih yer , saya beli..... tak boleh banyak2... semua saya cakap tu untuk diri saya... Cakap banyak2 , nanti tak amal...Allah marah..." Sayup2 dia meninggalkan kami berdua.... termanggu-manggu... sambil membenarkan apa yang dikata.....
Ini adalah sketsa yang biasa berlaku setiap kali aku menjual buku2 dan kitab, Biasanya ALLAH swt akan "mendidik" aku melalui perantaraan pelanggan , Terima kasih ALLAH.... sesungguhnya tiada yang kebetulan di dalam dunia ini... Allah yang ku kasihi sentiasa "menyuap" ku dengan ilmu2 dan kefahaman2 yang memang aku dahagakan....... ALLAH HU AKBAR...
anarin
18 april 2011
2 orang manusia
Cerita Pasar Tani 2.....
2 org "manusia"...
Tengah aku lepak2 sambil tunggu "rezeki"... member ustaz datang... kami borak2... syok jugak borak ngan orang "cakap dalam"... nie.... , Dia kata.... ada 2 orang manusia ... Yang "A" tu... Lagi kecik sampai besar , memang baik.....jarang buat benda2 yang tak baik...., yang sorang...k...atakanlah "B" .... lagi kecik sampai besar jarang buat baik... asyik jahat jerk..... ,
Jadi nya kalau si B tengok A ...si B akan berkata dalam hati... Aii... bagus betul si si A tu.... apa lah aku nie jahat....bila la nak tobat.....
Yang si A plak , kalau tengok si B plak... si A akan berkata dalam hati ...Emm si B ni asyik jahat ajer .... tak takut masuk neraka ker....
SOALANNYA...
apa komen saudara...?
2 org "manusia"...
Tengah aku lepak2 sambil tunggu "rezeki"... member ustaz datang... kami borak2... syok jugak borak ngan orang "cakap dalam"... nie.... , Dia kata.... ada 2 orang manusia ... Yang "A" tu... Lagi kecik sampai besar , memang baik.....jarang buat benda2 yang tak baik...., yang sorang...k...atakanlah "B" .... lagi kecik sampai besar jarang buat baik... asyik jahat jerk..... ,
Jadi nya kalau si B tengok A ...si B akan berkata dalam hati... Aii... bagus betul si si A tu.... apa lah aku nie jahat....bila la nak tobat.....
Yang si A plak , kalau tengok si B plak... si A akan berkata dalam hati ...Emm si B ni asyik jahat ajer .... tak takut masuk neraka ker....
SOALANNYA...
apa komen saudara...?
rasa durian
Cerita Pasar Tani 4
Rasa...Durian...
Rasa itu subjektif
...Ada orang tanya... "macam mana rasa durian...?"
Kita cuba jawab..."emm lemak , manis ...sedap....lembut....".macam 2 kita huraikan
Orang yang bertanya ..hanya cuba mengagak sahaja...
Selagi dia tak ambil ulas durian dan makan....
Rasa hanya tinggal agakkan sahaja... entah betul ,entah tidak
Begitulah...
Jadi kalau kita tengok dari luaran sahaja ... jangan cepat mengata dan membuat andaian .... Kadang2 bahaya... , Faham tahu .... dan faham dah buat ...
sangat berlainan..
Kenyataan tanpa usul periksa....kenapa.....tahu ...dan ...menganalisis...meng"alami"...adalah...penting..
sebab itu dalam ISLAM..
Kalau TAK TAHU.... cakap TAK TAHU
Jangan cuba2 berlagak tahu...
Kalau belum rasa...cubalah rasa.... dahulu
Barulah seronok cerita kat orang
Kalau belum buat ...buatlah dahulu...barulah , apabila kita cakap yang dah kita buat untuk tujuan pendidikan dan syiar.... RUH dan AURAnya lain....
Rasanya lain... yang dirasa pun lain...
Sepandai2 cakap yang belum buat.... orang akan tahu juga kebenarannya...
nota:
Tapi kalau untuk tujuan mengajak perkara baik dan pendidikan ...walau belum buat , kita dibolehkan cakap dahulu dengan niat kita nak buat satu ketika nanti....
Wak Sabar
Wallah hu alam
anarin
23 april 2011
Rasa...Durian...
Rasa itu subjektif
...Ada orang tanya... "macam mana rasa durian...?"
Kita cuba jawab..."emm lemak , manis ...sedap....lembut....".macam 2 kita huraikan
Orang yang bertanya ..hanya cuba mengagak sahaja...
Selagi dia tak ambil ulas durian dan makan....
Rasa hanya tinggal agakkan sahaja... entah betul ,entah tidak
Begitulah...
Jadi kalau kita tengok dari luaran sahaja ... jangan cepat mengata dan membuat andaian .... Kadang2 bahaya... , Faham tahu .... dan faham dah buat ...
sangat berlainan..
Kenyataan tanpa usul periksa....kenapa.....tahu ...dan ...menganalisis...meng"alami"...adalah...penting..
sebab itu dalam ISLAM..
Kalau TAK TAHU.... cakap TAK TAHU
Jangan cuba2 berlagak tahu...
Kalau belum rasa...cubalah rasa.... dahulu
Barulah seronok cerita kat orang
Kalau belum buat ...buatlah dahulu...barulah , apabila kita cakap yang dah kita buat untuk tujuan pendidikan dan syiar.... RUH dan AURAnya lain....
Rasanya lain... yang dirasa pun lain...
Sepandai2 cakap yang belum buat.... orang akan tahu juga kebenarannya...
nota:
Tapi kalau untuk tujuan mengajak perkara baik dan pendidikan ...walau belum buat , kita dibolehkan cakap dahulu dengan niat kita nak buat satu ketika nanti....
Wak Sabar
Wallah hu alam
anarin
23 april 2011
singgah - singgah
SINGGAH-SINGGAH
...Hari nie kita jalan2....
Singgah sana,singgah sini
Ada tempat sekali singgah
...Ada tempat berkali2 singgah
Yang tempat di singgah kadang2 dah lain dan empunyanya dah tak ada....
Kadang2 masih ada ... tapi dah lain... mesra dah kurang...
Kadang2 masih ada... dan masih sama....cuma tak boleh lama singgah macam dulu
Kadang2 ...singgah eh ..tak jumpa cari... dah pindah tempat...
Jadi itulah kehidupan dunia ini.... kita cuma singgah2 ajer rupanya...
Singgah sana Singgah Sini....
Jadi sebenarnya yang kita duduk lama2 tu rupa-rupanya singgah... bukan menetap.
Jadi tak kan nak buat "Singgahsana" atas Jambatan....
Sebab
Dalam sibuk2 singgah menyinggah nie....eh dah sampai kat sana ...mula menetap...
Alamak....
Dah menetap tu
dah tak boleh singgah2... he he
Menetap ler kita ...samada
Syurga atau Neraka
So tak yah lah buat "Singgahsana" di sini sangat2... sebab " Singgahsana " kita yang sebenarnya kat Sana nanti.... yang sini cuma buat untuk singgah2 sahaja...
Wallah hu alam
anarin
10 mei 2011
...Hari nie kita jalan2....
Singgah sana,singgah sini
Ada tempat sekali singgah
...Ada tempat berkali2 singgah
Yang tempat di singgah kadang2 dah lain dan empunyanya dah tak ada....
Kadang2 masih ada ... tapi dah lain... mesra dah kurang...
Kadang2 masih ada... dan masih sama....cuma tak boleh lama singgah macam dulu
Kadang2 ...singgah eh ..tak jumpa cari... dah pindah tempat...
Jadi itulah kehidupan dunia ini.... kita cuma singgah2 ajer rupanya...
Singgah sana Singgah Sini....
Jadi sebenarnya yang kita duduk lama2 tu rupa-rupanya singgah... bukan menetap.
Jadi tak kan nak buat "Singgahsana" atas Jambatan....
Sebab
Dalam sibuk2 singgah menyinggah nie....eh dah sampai kat sana ...mula menetap...
Alamak....
Dah menetap tu
dah tak boleh singgah2... he he
Menetap ler kita ...samada
Syurga atau Neraka
So tak yah lah buat "Singgahsana" di sini sangat2... sebab " Singgahsana " kita yang sebenarnya kat Sana nanti.... yang sini cuma buat untuk singgah2 sahaja...
Wallah hu alam
anarin
10 mei 2011
Bila Kita Suka Sangat
BILA KITA SUKA SANGAT......
Bila kita suka sangat
sebenarnya ... tak semua orang suka tengok kita suka sangat
sbb... bila kita suka sangat... org yang belum dapat suka... sedih ....
...
Bila kita suka sangat
Selalunya kita lupa bahawa ...dulu nabi selalu bersedih tengok umat
umat menderita... umat menderita ..... berlari2 menuju neraka...
Bila kita suka sangat
biasanya kita lupa susah....sakit....pedih dan kepayahan....
jadi kemungkinan kita lupa diri.....
Bila kita suka sangat
kita biasanya ketawa bedekah2 dan kuat
bukankah bila kita ketawa banyak ..... hati kan semakin hitam...
Jadi bila kita suka .... tak perlu kita suka sangat
sukalah berpada2....
takut yang kita suka sangat...rupanya kita dah terkena umpan kemunafikan..
nabi pun tak suruh kita suka sangat2 tentang dunia ini
sbb ianya bersifat sementara
mimpi dalam mimpi
bagai permainan...
BAGAI SEBELAH KEPAK NYAMUK CUMA....
Nabi lagi kita suka kita mengalirkan air mata menyesali diri
pada dosa yang setiap hari.....
pada kesedihan ....bagaimana umat ini harus dibawa keluar dari kekufuran kepada cahaya.....
oleh
anarin
10 mei 2011
Bila kita suka sangat
sebenarnya ... tak semua orang suka tengok kita suka sangat
sbb... bila kita suka sangat... org yang belum dapat suka... sedih ....
...
Bila kita suka sangat
Selalunya kita lupa bahawa ...dulu nabi selalu bersedih tengok umat
umat menderita... umat menderita ..... berlari2 menuju neraka...
Bila kita suka sangat
biasanya kita lupa susah....sakit....pedih dan kepayahan....
jadi kemungkinan kita lupa diri.....
Bila kita suka sangat
kita biasanya ketawa bedekah2 dan kuat
bukankah bila kita ketawa banyak ..... hati kan semakin hitam...
Jadi bila kita suka .... tak perlu kita suka sangat
sukalah berpada2....
takut yang kita suka sangat...rupanya kita dah terkena umpan kemunafikan..
nabi pun tak suruh kita suka sangat2 tentang dunia ini
sbb ianya bersifat sementara
mimpi dalam mimpi
bagai permainan...
BAGAI SEBELAH KEPAK NYAMUK CUMA....
Nabi lagi kita suka kita mengalirkan air mata menyesali diri
pada dosa yang setiap hari.....
pada kesedihan ....bagaimana umat ini harus dibawa keluar dari kekufuran kepada cahaya.....
oleh
anarin
10 mei 2011
maaf
MAAF
bila kita rasa bersalah.... mintalah maaf
bila kita rasa tak bersalah....pun minta maaf
bila kita diminta memaafkan.....maafkanlah dan mintalah maaf jua
...Mintalah maaf.... sehingga dimaafkan
Berilah maaf.... sehingga tulus
bila kita nak tidur .....maafilah semua saudaramu
......dan mintalah maaf pada TUHAN mu ALLAH ROB BUL JALIL..
bila maaf mendarah daging ...nescaya ALLAH jua akan memaafkan dosa-dosamu...
Sesungguhnya pemberi maaf yang PALING BESAR adalah milik ALLAH jua.....
sesungguhnya pemurah kita memberi maaf.... murahlah jua ALLAH memaafkan mu
WALLAH HU ALAM...
Dalam hadits yang shahih disebutkan bahwa Nabi Sallallahu 'Alahi Wasallam bersabda :
صل من قطعك وأحسن إلى من أساء إليك وقل الحق ولو على نفسك
“Sambunglah tali silaturrahim dengan orang yang memutus hubungan denganmu, berbuat baiklah kepada orang yang berlaku buruk terhadapmu dan katakan yang haq walau menyakiti dirimu”
Firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 134 bermaksud:
... Iaitu orang-orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang. dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.
anarin
11 mei 2011
bila kita rasa bersalah.... mintalah maaf
bila kita rasa tak bersalah....pun minta maaf
bila kita diminta memaafkan.....maafkanlah dan mintalah maaf jua
...Mintalah maaf.... sehingga dimaafkan
Berilah maaf.... sehingga tulus
bila kita nak tidur .....maafilah semua saudaramu
......dan mintalah maaf pada TUHAN mu ALLAH ROB BUL JALIL..
bila maaf mendarah daging ...nescaya ALLAH jua akan memaafkan dosa-dosamu...
Sesungguhnya pemberi maaf yang PALING BESAR adalah milik ALLAH jua.....
sesungguhnya pemurah kita memberi maaf.... murahlah jua ALLAH memaafkan mu
WALLAH HU ALAM...
Dalam hadits yang shahih disebutkan bahwa Nabi Sallallahu 'Alahi Wasallam bersabda :
صل من قطعك وأحسن إلى من أساء إليك وقل الحق ولو على نفسك
“Sambunglah tali silaturrahim dengan orang yang memutus hubungan denganmu, berbuat baiklah kepada orang yang berlaku buruk terhadapmu dan katakan yang haq walau menyakiti dirimu”
Firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 134 bermaksud:
... Iaitu orang-orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang. dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.
anarin
11 mei 2011
Hatiku Masih Keras
HATIKU MASIH KERAS...
Kalaulah tetiba ...
time sorang2...menyendiri...sepi...
teringat dosa...
...teringat pesan ... satu hari kan mati...
dosa akan di"suci" dengan api.... entah sampai bila...
dosa2 lama...yang belum dicuci
dosa2 baru yang masih beraktiviti
dosa2 esok yang masih belum kemaskini...
lalu air mata mengalir ....jatuh di pipi
tersedu ...menangis tak terperi...
ALLAH diingat...malunya diri
hina, kecil , takut , dan sesal...
Alangkah enak dan lazat .... jika begini..
Tapi itu semua bolehkah terjadi...
yang kini aku pun sebenarnya berlakon tangis...
tonyoh mata agar berair...
dek hati yang keras .... hitam .... pura2 sesal...
dosa demi dosa ,
maksiat demi maksiat , itu masih ku suka....
Oh ALLAH.... lemahnya hambamu ini...
Matikan aku dalam keinsafan
Matikan aku dalam IMAN...
JAdikan aku orang yang sentiasa ...
mengkoreksi diri
Jadikan aku sebagai asbab manusia dan aku menjadi baik....dan hampir pada MU..
11 mei 2011
anarin
Kalaulah tetiba ...
time sorang2...menyendiri...sepi...
teringat dosa...
...teringat pesan ... satu hari kan mati...
dosa akan di"suci" dengan api.... entah sampai bila...
dosa2 lama...yang belum dicuci
dosa2 baru yang masih beraktiviti
dosa2 esok yang masih belum kemaskini...
lalu air mata mengalir ....jatuh di pipi
tersedu ...menangis tak terperi...
ALLAH diingat...malunya diri
hina, kecil , takut , dan sesal...
Alangkah enak dan lazat .... jika begini..
Tapi itu semua bolehkah terjadi...
yang kini aku pun sebenarnya berlakon tangis...
tonyoh mata agar berair...
dek hati yang keras .... hitam .... pura2 sesal...
dosa demi dosa ,
maksiat demi maksiat , itu masih ku suka....
Oh ALLAH.... lemahnya hambamu ini...
Matikan aku dalam keinsafan
Matikan aku dalam IMAN...
JAdikan aku orang yang sentiasa ...
mengkoreksi diri
Jadikan aku sebagai asbab manusia dan aku menjadi baik....dan hampir pada MU..
11 mei 2011
anarin
Siapa Yang Berjaya..?
SIAPA YANG BERJAYA ?...
ALLAH tak letakkan HARTA KEKAYAAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KEPERKASAAN & KEKUATAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan PANGKAT , DARJAT & KEKUASAAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
...ALLAH tak letakkan BILANGAN YANG RAMAI sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KEPANDAIAN ILMU YANG BANYAK sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KECANTIKAN , KEKACAKAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH MAHA ADIL
ALLAH LETAKKAN KEJAYAAN MANUSIA HANYA PADA SEJAUH MANA KETAATAN , KEPATUHAN , KETAKWAAN MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN PERINTAH DAN MENINGGALKAN LARANGAN ALLAH .... DENGAN KAEDAH YANG TELAH DITUNJUKKAN OLEH NABI BESAR JUNJUNGAN MULIA MUHAMMAD SAW.....
anarin
11mei 2011
ALLAH tak letakkan HARTA KEKAYAAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KEPERKASAAN & KEKUATAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan PANGKAT , DARJAT & KEKUASAAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
...ALLAH tak letakkan BILANGAN YANG RAMAI sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KEPANDAIAN ILMU YANG BANYAK sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH tak letakkan KECANTIKAN , KEKACAKAN sebagai ukuran kejayaan manusia..
ALLAH MAHA ADIL
ALLAH LETAKKAN KEJAYAAN MANUSIA HANYA PADA SEJAUH MANA KETAATAN , KEPATUHAN , KETAKWAAN MANUSIA DALAM MELAKSANAKAN PERINTAH DAN MENINGGALKAN LARANGAN ALLAH .... DENGAN KAEDAH YANG TELAH DITUNJUKKAN OLEH NABI BESAR JUNJUNGAN MULIA MUHAMMAD SAW.....
anarin
11mei 2011
muhasabah 1
MUHASABAH 1
bila kita SAKIT , sebenarnya ramai lagi yang lebih teruk SAKITnya dari kita...
bila kita SUSAH, sebenarnya ramai lagi yang lebih SUSAHnya dari kita...
bila kita TAK dapat apa kita hendak, Sebenarnya kita dah dapat banyak benda yang kita tak MINTAK...
...
bila kita rasa kita KAYA , sebenarnya ramai orang tak seKAYA kita...
bila kita rasa kita SENANG , sebenarnya ramai orang tak seSENANG kita..
bila kita rasa kita SIHAT , sebenarnya ramai orang tak seSIHAT kita...
bila kita DAPAT apa yang kita hendak, ADAKAH kita "beri" apa yang DIA hendak....?
Jadi kenapa antara kita berbeza "bahagian"nya....
Mungkin ketika ini kita susah
senang
kaya
miskin
sakit
sihat
dan lain2 lagi...
Bersyukurlah....
Sangka Baiklah dengan ALLAH....
Qanaah lah...
Setiap sesuatu ALLAH buat ada sebabnya
ada hikmahnya
Kita ajer cetek dan dangkal
.......... Berdoalah agar ALLAH beri yang terbaik untuk kita....
mungkin ia adalah penghapus dosa
ujian
ALLAH MAHA MENGETAHUI...
ukuranNYA dalah IMAN , AMAL , TAKWA....
wallah hu alam...
anarin 13 mei 2011
bila kita SAKIT , sebenarnya ramai lagi yang lebih teruk SAKITnya dari kita...
bila kita SUSAH, sebenarnya ramai lagi yang lebih SUSAHnya dari kita...
bila kita TAK dapat apa kita hendak, Sebenarnya kita dah dapat banyak benda yang kita tak MINTAK...
...
bila kita rasa kita KAYA , sebenarnya ramai orang tak seKAYA kita...
bila kita rasa kita SENANG , sebenarnya ramai orang tak seSENANG kita..
bila kita rasa kita SIHAT , sebenarnya ramai orang tak seSIHAT kita...
bila kita DAPAT apa yang kita hendak, ADAKAH kita "beri" apa yang DIA hendak....?
Jadi kenapa antara kita berbeza "bahagian"nya....
Mungkin ketika ini kita susah
senang
kaya
miskin
sakit
sihat
dan lain2 lagi...
Bersyukurlah....
Sangka Baiklah dengan ALLAH....
Qanaah lah...
Setiap sesuatu ALLAH buat ada sebabnya
ada hikmahnya
Kita ajer cetek dan dangkal
.......... Berdoalah agar ALLAH beri yang terbaik untuk kita....
mungkin ia adalah penghapus dosa
ujian
ALLAH MAHA MENGETAHUI...
ukuranNYA dalah IMAN , AMAL , TAKWA....
wallah hu alam...
anarin 13 mei 2011
AYAH, GULA-GULA dan kita...
AYAH, GULA-GULA dan kita...
ALLAH beri kita rezeki...
Pas tu DIA mintak kita...dengan ZAKAT , sedekah , derma , hadiah....
KENAPE...?
...Padahal ALLAH tu MAHA KAYA....
Apasal DIA dah bagi mintak balik....?
Tidak berkurang walau sedikit pun khazanah , KALAU DIA bagi rezeki kat semua manusia....
Ayah kita balik dari kedai.....dulu-dulu ....
Bawa gula-gula segenggam...
Sampai rumah ...dia bagi2 anak2 dia beberapa butir seorang...
Kemudian,,,ayah mintak olok2... " Sapa nak bagi ayah gula2....?"
Kenapa ayah mintak.... padahal tadi kat kedai dia dah ngeteh dah...
Rasa2..dulu..kalau kitalah salah seorang anak yang beri satu kat ayah...
Ayah kita senyum ,sengih ....dan dia kata...bagus anak ayah ...
gembira dia... dia bukan nak sangat pun.... dia saja test ajer...
Jadi .... apa moral cerita ini...?Lihat seterusnya..
ALLAH beri kita rezeki...
Pas tu DIA mintak kita...dengan ZAKAT , sedekah , derma , hadiah....
KENAPE...?
...Padahal ALLAH tu MAHA KAYA....
Apasal DIA dah bagi mintak balik....?
Tidak berkurang walau sedikit pun khazanah , KALAU DIA bagi rezeki kat semua manusia....
Ayah kita balik dari kedai.....dulu-dulu ....
Bawa gula-gula segenggam...
Sampai rumah ...dia bagi2 anak2 dia beberapa butir seorang...
Kemudian,,,ayah mintak olok2... " Sapa nak bagi ayah gula2....?"
Kenapa ayah mintak.... padahal tadi kat kedai dia dah ngeteh dah...
Rasa2..dulu..kalau kitalah salah seorang anak yang beri satu kat ayah...
Ayah kita senyum ,sengih ....dan dia kata...bagus anak ayah ...
gembira dia... dia bukan nak sangat pun.... dia saja test ajer...
Jadi .... apa moral cerita ini...?Lihat seterusnya..
jangan putus asa
JANGAN PUTUS ASA...
jangan putus asa
kalau usaha belum berhasil
apatah lagi masih sekerat
...lagi pula kalau baru nak mula
atau belum bermula...
putus asa ... tuhan tak suka
nabi pun tak suka
syaitan SUKA
musuh kita pun suka
mereka ketawakan kita
mereka kata... kita hangat2 taik ayam
alang2 mandi biar lokos
alang2 buat biar jadi
alang2 menyeluk pekasam biar sampai ke pangkal lengan
alang2 dah terjun... selam sampai ke dasar
kalau "jatuh" baru sekali
itu belum bermula
tanyalah org2 berjaya
mana ada senang sebelum SUSAH
mana ada kaya sebelum miskin
semangat kena kuat
usaha kena TINGGI
kalau masih jatuh lagi
cuba ukur di mana2..
ntah2 belum masanya lagi
tarik nafas dalam2
cuba buat2 senyum
tarik tangan rakan2... mintak pandangan
peluk pasangan erat2..mintak sokongan
Buat sampai ALLAH kasihan
Buat dengan doa...lagi dan lagi
INSYAALLAH...ALLAH TAK ZALIM
DIA akan beri.....
JANGAN PUTUS ASA.... cuba lagi....lagi....lagi... sampai tak ada lagi....
anarin
idea spontan kepada anak buah tersayang dan diri sendiri...
01062011
jangan putus asa
kalau usaha belum berhasil
apatah lagi masih sekerat
...lagi pula kalau baru nak mula
atau belum bermula...
putus asa ... tuhan tak suka
nabi pun tak suka
syaitan SUKA
musuh kita pun suka
mereka ketawakan kita
mereka kata... kita hangat2 taik ayam
alang2 mandi biar lokos
alang2 buat biar jadi
alang2 menyeluk pekasam biar sampai ke pangkal lengan
alang2 dah terjun... selam sampai ke dasar
kalau "jatuh" baru sekali
itu belum bermula
tanyalah org2 berjaya
mana ada senang sebelum SUSAH
mana ada kaya sebelum miskin
semangat kena kuat
usaha kena TINGGI
kalau masih jatuh lagi
cuba ukur di mana2..
ntah2 belum masanya lagi
tarik nafas dalam2
cuba buat2 senyum
tarik tangan rakan2... mintak pandangan
peluk pasangan erat2..mintak sokongan
Buat sampai ALLAH kasihan
Buat dengan doa...lagi dan lagi
INSYAALLAH...ALLAH TAK ZALIM
DIA akan beri.....
JANGAN PUTUS ASA.... cuba lagi....lagi....lagi... sampai tak ada lagi....
anarin
idea spontan kepada anak buah tersayang dan diri sendiri...
01062011
soalan periksa
SOALAN PERIKSA
Kalau kita darjah satu.... kalau ujian, soalannya ya "darjah satu"
Kalau kita darjah dua.....soalan ujian mesti susah sedikit dari darjah satu...kan
Begitu juga , kalau kita darjah enam...UPSR... mesti lagi susah dari darjah2 bawah
...
Kita bukan darjah 6...
kan....
berapa?
16 tahun?
26 tahun?
36 tahun?
atau.... entahlah..
so "soalan" yang ALLAH bagi kita dalam peperiksaan "kehidupan" ini
Tak kan sama , kan...
Bergantung kepada "level" kita kan...
Tapi... mohonlah pada DIA
walau apa jua "soalan"NYA.... harap2 kita sentiasa LULUS...
baik "soalan" itu senang ke susah ke..
yang penting kita dapat menjawab dengan betul sama seperti JAWAPAN yang ALLAH kehendaki....
WALLAH HU LAM..Lihat seterusnya..
anarin
1 jun2011
Kalau kita darjah satu.... kalau ujian, soalannya ya "darjah satu"
Kalau kita darjah dua.....soalan ujian mesti susah sedikit dari darjah satu...kan
Begitu juga , kalau kita darjah enam...UPSR... mesti lagi susah dari darjah2 bawah
...
Kita bukan darjah 6...
kan....
berapa?
16 tahun?
26 tahun?
36 tahun?
atau.... entahlah..
so "soalan" yang ALLAH bagi kita dalam peperiksaan "kehidupan" ini
Tak kan sama , kan...
Bergantung kepada "level" kita kan...
Tapi... mohonlah pada DIA
walau apa jua "soalan"NYA.... harap2 kita sentiasa LULUS...
baik "soalan" itu senang ke susah ke..
yang penting kita dapat menjawab dengan betul sama seperti JAWAPAN yang ALLAH kehendaki....
WALLAH HU LAM..Lihat seterusnya..
anarin
1 jun2011
RISAU
RISAU
kdg2 aku risau juga
bila... lidah ini menyebut manis
tapi hati mencari pahit
...dan tangan membuat onar...
kdg2 aku takut juga
bila org mengambil mutiara di gedung kita
dia menjadi semakin kaya
tapi kita penjaga gedung cuma...
kdg2 aku merasa resah
bila orang semakin baik dari nasihat kita
tapi kita masih baik di mulut
bukan baik yang kita buat...
Yang paling aku takut
keldai membawa sarat buku2
tapi masih bodoh tak ambil menafaat....
anarin
1 JUN 2011
kdg2 aku risau juga
bila... lidah ini menyebut manis
tapi hati mencari pahit
...dan tangan membuat onar...
kdg2 aku takut juga
bila org mengambil mutiara di gedung kita
dia menjadi semakin kaya
tapi kita penjaga gedung cuma...
kdg2 aku merasa resah
bila orang semakin baik dari nasihat kita
tapi kita masih baik di mulut
bukan baik yang kita buat...
Yang paling aku takut
keldai membawa sarat buku2
tapi masih bodoh tak ambil menafaat....
anarin
1 JUN 2011
insan
INSAN...
memang kita nie
lepas salah... ehh salah lagi
lepas tu salah lagi...
...lepas tu ngintai rahmat ALLAH
istigfar panjang
sambil lurut dada sesal... mata melingas ...nafsu tersenyum melihat maksiat melintas..
salah....salah...sentiasa buat salah
betulnya sekali...salahnya banyak..
buat salah tak rasa bersalah
buat baik tapi tak ikhlas....
air mata ketawa lebih banyak dari air mata menangis
takut miskin lebih selalu dari takut mati...
habis... macam mana nie...
tau ... tapi tinggal tau... nantilah...taubat... lama lagi mati...
angan2 hidup lama...macam usia kita yang punya
masjid kata mari
kita kata nanti
kubur kata mari
rumah kata pergi..
kita masih tak sadar diri...
kalau kita 30.... maknanya lebih kurang 33 lagi
kalau kita 40.....maknanya lebih kurang 23 lagi
kalau kita 50.....maknanya lebih kurang 13 lagi
dah kalau kita 63.... maknanya esok hari subsidi...
kita masih buat salah....lagi dan lagi...
ntahlah bila kita padam "salah" tulis betul.....
nota kaki : gantikan perkataan salah di atas kepada betul....Lihat seterusnya..
anarin
1 jun 2011
memang kita nie
lepas salah... ehh salah lagi
lepas tu salah lagi...
...lepas tu ngintai rahmat ALLAH
istigfar panjang
sambil lurut dada sesal... mata melingas ...nafsu tersenyum melihat maksiat melintas..
salah....salah...sentiasa buat salah
betulnya sekali...salahnya banyak..
buat salah tak rasa bersalah
buat baik tapi tak ikhlas....
air mata ketawa lebih banyak dari air mata menangis
takut miskin lebih selalu dari takut mati...
habis... macam mana nie...
tau ... tapi tinggal tau... nantilah...taubat... lama lagi mati...
angan2 hidup lama...macam usia kita yang punya
masjid kata mari
kita kata nanti
kubur kata mari
rumah kata pergi..
kita masih tak sadar diri...
kalau kita 30.... maknanya lebih kurang 33 lagi
kalau kita 40.....maknanya lebih kurang 23 lagi
kalau kita 50.....maknanya lebih kurang 13 lagi
dah kalau kita 63.... maknanya esok hari subsidi...
kita masih buat salah....lagi dan lagi...
ntahlah bila kita padam "salah" tulis betul.....
nota kaki : gantikan perkataan salah di atas kepada betul....Lihat seterusnya..
anarin
1 jun 2011
DOA UNTUK SAYA
DOA UNTUK SAYA
doa menadah tangan adalah yang utama
apatah lagi selepas solat
apatah lagi di tempat mustajab
...apatah lagi di waktu makbul
apatah lagi di kala org lain dibuai mimpi
tapi..
kdg2 sengaja cakap pun doa
terlepas cakap pun doa
mengata org pun doa
memaki org pun doa
marah org pun doa
semua yang dikata kdg 2 adalah doa
kalau ..
yang dicakap tu ..supaya baik ..tak apa
kalau..
yang dicakap itu ..supaya tak baik ..macammana?
dan
kalau dia ibu bapa
"cakap" kepada anak... makbulnya kuat
kalau dia orang teraniaya
"mengeluh"nya ALLAH dengar tanpa hijab...
pemimpin yang adil
jangan disanggah pimpinannya... dia ada daulat...
Jadi
hati2 bila berkata....kerana mungkin "terjadi" doa
ada doa bersuara, ada doa di dalam hati
buatlah agar doa kebaikan org kepada kita
jangan sampai org doa kehancuran kepada diri..
apa pun kita jangan lupa berdoa
kerana
HIDUP TANPA DOA
ALLAH "kata" kita SOMBONG...
oleh
yang masih belajar berdoa...
anarin
MEI 2011
doa menadah tangan adalah yang utama
apatah lagi selepas solat
apatah lagi di tempat mustajab
...apatah lagi di waktu makbul
apatah lagi di kala org lain dibuai mimpi
tapi..
kdg2 sengaja cakap pun doa
terlepas cakap pun doa
mengata org pun doa
memaki org pun doa
marah org pun doa
semua yang dikata kdg 2 adalah doa
kalau ..
yang dicakap tu ..supaya baik ..tak apa
kalau..
yang dicakap itu ..supaya tak baik ..macammana?
dan
kalau dia ibu bapa
"cakap" kepada anak... makbulnya kuat
kalau dia orang teraniaya
"mengeluh"nya ALLAH dengar tanpa hijab...
pemimpin yang adil
jangan disanggah pimpinannya... dia ada daulat...
Jadi
hati2 bila berkata....kerana mungkin "terjadi" doa
ada doa bersuara, ada doa di dalam hati
buatlah agar doa kebaikan org kepada kita
jangan sampai org doa kehancuran kepada diri..
apa pun kita jangan lupa berdoa
kerana
HIDUP TANPA DOA
ALLAH "kata" kita SOMBONG...
oleh
yang masih belajar berdoa...
anarin
MEI 2011
Sabtu, Jun 04, 2011
HAJAH ZAINI EMBONG
dulu
setelah bonda lama pergi
kau datang mengganti
pandangan pertama
nampak tegasmu
pandangan pertama
nampak fikiranmu
kami anak-anakmu mencari serasi
menjeling dan mengintai
kau meronda ronda keliling sekolah
sangka kami nak cari salah
kami cuba memahami
gerak badanmu
kami cuba memahami
tinggi rendah suaramu
cuba memahami renunganmu
cuba memahami pandanganmu
apakah marahmu itu tandanya benci
apakah senyummu itu tandanya suka
apakah diammu tandanya kecewa
kami sentiasa memerhati
kesimpulan - kesimpulan pendek
sentiasa bermain-main di bilik guru
berita-berita terkini sentiasa tersiar
di pojok-pojok
cerita menjadi sensasi
kadang ia kadang tidak
kadang betul kadang salah
nak tanya takut....
bonda barulah katakan
setahun telah berlalu
kini.. anakmu semakin hampir dengan mu
kini...anakmu sudah kenal bunyi kasutmu
kini...anakmu terpesona gayamu
kini...anakmu sudah berani ketawa bersamamu
kini... anakmu kagum air tangan mu
prasarana semakin ceria
sahsiah menuju sempurna
akademik tidak dilupa
aktiviti luar gah di mana-mana
namun
wahai bonda
di kalangan kami ada along, ada angah
ada uda , ada itam ,ada uteh, ada usu
dan apa-apa lagi ntah
setahun ini
sekiranya kami mengalirkan air matamu
kerana ketidakfahaman kami
kerana kedangkalan kami
maafkan kami
sesungguhnya sebilangan kami memang nakal
sesungguhnya sebilangan kami memang degil
semua kami nak perhatianmu
semua kami nak belaianmu
semua kami nak kasih sayangmu
sengaja merajuk, minta dipujuk
agaknya along membuli adik
agaknya adik mengacau along
tapi..
kami adik beradik
dicincang tak akan putus
hari raya nanti kami akan bersalaman
bonda
jauh disudut hati
dalam degil , nakal dan ungkal ini
suruhlah apa jua
cuma lambat atau cepat
kami akan cuba siapkan
kami akan cuba ikut
kami akan cuba buat
kerna...
kami suka kau tersenyum
kami suka kau ketawa
dari jauh
anakmu tumpang bahagia
terima kasih bonda
anarin
1130 mlm
10 Ogos 2007
setelah bonda lama pergi
kau datang mengganti
pandangan pertama
nampak tegasmu
pandangan pertama
nampak fikiranmu
kami anak-anakmu mencari serasi
menjeling dan mengintai
kau meronda ronda keliling sekolah
sangka kami nak cari salah
kami cuba memahami
gerak badanmu
kami cuba memahami
tinggi rendah suaramu
cuba memahami renunganmu
cuba memahami pandanganmu
apakah marahmu itu tandanya benci
apakah senyummu itu tandanya suka
apakah diammu tandanya kecewa
kami sentiasa memerhati
kesimpulan - kesimpulan pendek
sentiasa bermain-main di bilik guru
berita-berita terkini sentiasa tersiar
di pojok-pojok
cerita menjadi sensasi
kadang ia kadang tidak
kadang betul kadang salah
nak tanya takut....
bonda barulah katakan
setahun telah berlalu
kini.. anakmu semakin hampir dengan mu
kini...anakmu sudah kenal bunyi kasutmu
kini...anakmu terpesona gayamu
kini...anakmu sudah berani ketawa bersamamu
kini... anakmu kagum air tangan mu
prasarana semakin ceria
sahsiah menuju sempurna
akademik tidak dilupa
aktiviti luar gah di mana-mana
namun
wahai bonda
di kalangan kami ada along, ada angah
ada uda , ada itam ,ada uteh, ada usu
dan apa-apa lagi ntah
setahun ini
sekiranya kami mengalirkan air matamu
kerana ketidakfahaman kami
kerana kedangkalan kami
maafkan kami
sesungguhnya sebilangan kami memang nakal
sesungguhnya sebilangan kami memang degil
semua kami nak perhatianmu
semua kami nak belaianmu
semua kami nak kasih sayangmu
sengaja merajuk, minta dipujuk
agaknya along membuli adik
agaknya adik mengacau along
tapi..
kami adik beradik
dicincang tak akan putus
hari raya nanti kami akan bersalaman
bonda
jauh disudut hati
dalam degil , nakal dan ungkal ini
suruhlah apa jua
cuma lambat atau cepat
kami akan cuba siapkan
kami akan cuba ikut
kami akan cuba buat
kerna...
kami suka kau tersenyum
kami suka kau ketawa
dari jauh
anakmu tumpang bahagia
terima kasih bonda
anarin
1130 mlm
10 Ogos 2007
PEMIMPIN INI
Pemimpin ini
Pandangannya melepasi akal kebiasaan
Buah fikir dari kerisauan untuk gemilang
Disebar ke pelusuk wadah yang menatang
Di pundak pendokong setia lama dan baru
Hingga tersebar ke serata negeri.
Mencanai anak bangsa
Agar dapat duduk dan berdiri
Sama tinggi.
Pemimpin ini
Berjalannya mengubah sekeliling menjadi terang
Berdirinya terisi modal perniagaan hidup insan
Duduknya merancang strategi cemerlang
Baringnya memikir refleksi kejayaan
Manalah tahu masih ada yang kurang.
Entah mana penat dan letih
Entah mana senggangnya…..
Entah mana untuk dirinya….bagaikan.
Pemimpin ini
Walau hebat di kalangan rakan
Walau gerun di mata pesaing
Air wajah sentiasa tepapar sirna rohani
Lisannya menjadi ubat jiwa yang sakit
Senda gurau penawar hati untuk tertaut
Perwatakan bagai panduan yang berjalan
Dari ajaran Al-Quran dan sunnah nabi.
Pemimpin ini
Adalah anugerah yang tidak ternilai
Bagai ubat kepada sakit
Bagai jawapan kepada soalan
Bagai makanan kepada lapar
Bagai air kepada haus
Bersyukurlah atas kurniaan
Hadirlah pada dirinya
InsyaAllah akan ada pemberian
JOHOR TOP 5 adalah mercu tandanya
Anarin
11 Februari 2010
SPP JPNJ
Pandangannya melepasi akal kebiasaan
Buah fikir dari kerisauan untuk gemilang
Disebar ke pelusuk wadah yang menatang
Di pundak pendokong setia lama dan baru
Hingga tersebar ke serata negeri.
Mencanai anak bangsa
Agar dapat duduk dan berdiri
Sama tinggi.
Pemimpin ini
Berjalannya mengubah sekeliling menjadi terang
Berdirinya terisi modal perniagaan hidup insan
Duduknya merancang strategi cemerlang
Baringnya memikir refleksi kejayaan
Manalah tahu masih ada yang kurang.
Entah mana penat dan letih
Entah mana senggangnya…..
Entah mana untuk dirinya….bagaikan.
Pemimpin ini
Walau hebat di kalangan rakan
Walau gerun di mata pesaing
Air wajah sentiasa tepapar sirna rohani
Lisannya menjadi ubat jiwa yang sakit
Senda gurau penawar hati untuk tertaut
Perwatakan bagai panduan yang berjalan
Dari ajaran Al-Quran dan sunnah nabi.
Pemimpin ini
Adalah anugerah yang tidak ternilai
Bagai ubat kepada sakit
Bagai jawapan kepada soalan
Bagai makanan kepada lapar
Bagai air kepada haus
Bersyukurlah atas kurniaan
Hadirlah pada dirinya
InsyaAllah akan ada pemberian
JOHOR TOP 5 adalah mercu tandanya
Anarin
11 Februari 2010
SPP JPNJ
ERTI SENYUMAN
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Menguntum mekar indah
Hati berbunga melihat
Lantas terbalas respon
Tersenyum jua aku..
Walau aku tidak begitu pasti, mengapa… mungkin..
Menjaga hatinya….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Manis, …keindahan wajah terserlah
Bagai ada daya penarik
Hati bergetar untuk tertaut…
Cumanya siapa dia itu … dan
Siapa aku ini…. Bolehkah itu…
Atau….bagaimana nanti…
Letaklah akal …buatlah keputusan…
Fikir panjang-panjang….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Tidak seperti selalu
Bagai dibuat-buat
Tawar ….manisnya kurang
Tapi masih ada rupa…
Mencari cermin.. mencari rencah
Menilik diri , mencari kurang
Entah dimana-mana….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Terus tertawa…
Mesti ada yang tercuit
Dari lucuan yang mencuit
Dari kenangan atau tingkah spontan
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Sedang matanya melirik
Ke kiri atau ke kanan
Bagaimana mahu mentafsir
Hanya dia yang tahu apa ertinya
Apa bersarang di benak
Adakah yang tidak enak
Pastinya mengundang suspen
Bagaimanapun
Sebagai rakan
Aku tetap prihatin dengan ribuan jenis senyumanmu..
Kerana
Semuanya ada rasa
Semuanya ada perasa
Semuanya ada perasaan
Yang begitu subjektif untuk ditafsirkan
Engkau….tetap rakanku
Walaupun senyumanmu hilang terus nanti
Mungkin kerana aku tidak cuba memahami situasimu
Maafkan aku……….
Nukilan
Anarin
240405
Menguntum mekar indah
Hati berbunga melihat
Lantas terbalas respon
Tersenyum jua aku..
Walau aku tidak begitu pasti, mengapa… mungkin..
Menjaga hatinya….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Manis, …keindahan wajah terserlah
Bagai ada daya penarik
Hati bergetar untuk tertaut…
Cumanya siapa dia itu … dan
Siapa aku ini…. Bolehkah itu…
Atau….bagaimana nanti…
Letaklah akal …buatlah keputusan…
Fikir panjang-panjang….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Tidak seperti selalu
Bagai dibuat-buat
Tawar ….manisnya kurang
Tapi masih ada rupa…
Mencari cermin.. mencari rencah
Menilik diri , mencari kurang
Entah dimana-mana….
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Terus tertawa…
Mesti ada yang tercuit
Dari lucuan yang mencuit
Dari kenangan atau tingkah spontan
Bila rakan ku tersenyum kepadaku
Sedang matanya melirik
Ke kiri atau ke kanan
Bagaimana mahu mentafsir
Hanya dia yang tahu apa ertinya
Apa bersarang di benak
Adakah yang tidak enak
Pastinya mengundang suspen
Bagaimanapun
Sebagai rakan
Aku tetap prihatin dengan ribuan jenis senyumanmu..
Kerana
Semuanya ada rasa
Semuanya ada perasa
Semuanya ada perasaan
Yang begitu subjektif untuk ditafsirkan
Engkau….tetap rakanku
Walaupun senyumanmu hilang terus nanti
Mungkin kerana aku tidak cuba memahami situasimu
Maafkan aku……….
Nukilan
Anarin
240405
GURU ITU MASIH LAGI DI SINI
Guru itu masih lagi di sini
Menjaga benih yang mula tumbuh
Menyiram agar segar
Membaja agar subur
Memagar agar selamat
Dengan harap agar tumbuh merimbun.
Guru ini masih lagi disini
Memimpin tangan memandu jalan
Menyisih duri yang bertaburan
Takut tertusuk ditelapak
Menimbus tanah pada lopak
Agar tidak terpijak lecak
Guru itu masih lagi disini
Menutup lubang pecah yang bertambah
Tanpa menghirau letih dan lelah
Menampal dengan sabar dan berhemah
Agar ilmu tidak bocor melimpah
Guru itu masih lagi disini
Membuka dada mencurah rahsia
Pada kegelapan agar terang
Pada bodoh agar pandai
Pada musykil agar terurai
Membawa sinar dan harapan
Agar agenda negara dapat ditunai
Guru itu masih lagi di sini
Menjeling seribu rasa sedih
Pada semaian yang berpaling
Kerana tampak mereka masih memilih kaca
Dari mutiara yang disuapkan.
Guru itu masih lagi disini
Masih berdiri gagah , melangkah
Masih menguntum senyum
Walau dicaci
Walau dihina
Walau dimaki
Walau dicerca
Walau mereka membenci
Biarlah.
Kerana mereka masih cetek
Kerana mereka masih rabun
Kerana ubun mereka masih lembut
Lagipun segelintir cuma...
Guru itu masih lagi disini
Melihat benih yang disemai
Tumbuh mekar menjadi pohon merimbun
Menghasil buah yang masak ranum
Memberi manfaat pada alam
Guru itu masih lagi disini
Melihat benih yang disemai
Tunduk layu menyembah bumi
Mati dalam sesal
Guru itu masih lagi disini
Senyumnya serentak di bibir dan di hati
Yang tak tercalit erti dendam
Walau tidak ikut ajaran
Atau ajarnya kurang
Yang ada hanya harapan
Agar benih terus subur....
Guru itu masih lagi di sini....
Nukilan:
Anarin
16 Mei 2006
Menjaga benih yang mula tumbuh
Menyiram agar segar
Membaja agar subur
Memagar agar selamat
Dengan harap agar tumbuh merimbun.
Guru ini masih lagi disini
Memimpin tangan memandu jalan
Menyisih duri yang bertaburan
Takut tertusuk ditelapak
Menimbus tanah pada lopak
Agar tidak terpijak lecak
Guru itu masih lagi disini
Menutup lubang pecah yang bertambah
Tanpa menghirau letih dan lelah
Menampal dengan sabar dan berhemah
Agar ilmu tidak bocor melimpah
Guru itu masih lagi disini
Membuka dada mencurah rahsia
Pada kegelapan agar terang
Pada bodoh agar pandai
Pada musykil agar terurai
Membawa sinar dan harapan
Agar agenda negara dapat ditunai
Guru itu masih lagi di sini
Menjeling seribu rasa sedih
Pada semaian yang berpaling
Kerana tampak mereka masih memilih kaca
Dari mutiara yang disuapkan.
Guru itu masih lagi disini
Masih berdiri gagah , melangkah
Masih menguntum senyum
Walau dicaci
Walau dihina
Walau dimaki
Walau dicerca
Walau mereka membenci
Biarlah.
Kerana mereka masih cetek
Kerana mereka masih rabun
Kerana ubun mereka masih lembut
Lagipun segelintir cuma...
Guru itu masih lagi disini
Melihat benih yang disemai
Tumbuh mekar menjadi pohon merimbun
Menghasil buah yang masak ranum
Memberi manfaat pada alam
Guru itu masih lagi disini
Melihat benih yang disemai
Tunduk layu menyembah bumi
Mati dalam sesal
Guru itu masih lagi disini
Senyumnya serentak di bibir dan di hati
Yang tak tercalit erti dendam
Walau tidak ikut ajaran
Atau ajarnya kurang
Yang ada hanya harapan
Agar benih terus subur....
Guru itu masih lagi di sini....
Nukilan:
Anarin
16 Mei 2006
NAMPAK MACAM
Nampak macam kita yang buat…
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita yang menghasil..
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita yang ubah…
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita segala…
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Apa kita?
Hanya pelakon..
Melakon pelbagai watak…
Akal sebagai dacing
Iman sebagai pegangan
Belakon mengikut skrip
Azali lagi telah tercetak..
Semua pinjaman
Semua mainan
Dia kata hanya gurauan, senda gurau..
Umpama mimpi..
Lagi pula ..
Mengubah manusia bukannya mudah..
Pengorbanan kena tulus..
Niat mesti lurus...
Tiada keluh.
Apa yang dibuat jangan ditoleh..
Nafi apa yang diperbuat
Usaha Ikhtiar ditangan hamba
Takdir di Tangan Dia
Dia tidak zalim…
Dia kata, berubah kita, kita yang ubah…
Jangan putus harap,
Jangan putus minta,
Jangan putus asa,
Buat sahaja,
Ikut ajaran..
Ikut landasan..
Dia segala.
Oleh
Anarin
24012006
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita yang menghasil..
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita yang ubah…
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Nampak macam kita segala…
Tapi bukan kita sebenarnya…
Dia.
Apa kita?
Hanya pelakon..
Melakon pelbagai watak…
Akal sebagai dacing
Iman sebagai pegangan
Belakon mengikut skrip
Azali lagi telah tercetak..
Semua pinjaman
Semua mainan
Dia kata hanya gurauan, senda gurau..
Umpama mimpi..
Lagi pula ..
Mengubah manusia bukannya mudah..
Pengorbanan kena tulus..
Niat mesti lurus...
Tiada keluh.
Apa yang dibuat jangan ditoleh..
Nafi apa yang diperbuat
Usaha Ikhtiar ditangan hamba
Takdir di Tangan Dia
Dia tidak zalim…
Dia kata, berubah kita, kita yang ubah…
Jangan putus harap,
Jangan putus minta,
Jangan putus asa,
Buat sahaja,
Ikut ajaran..
Ikut landasan..
Dia segala.
Oleh
Anarin
24012006
RONA-RONA KEHIDUPAN GURU
kekadang pelik aku memikirkan
yang ku cubit , yang ku rotan
yang ku tengking , yang ku jeling
itulah yang melambai tangan
itulah yang mempamer senyum dan sengih
di tepian jalan
kekadang hairan termenung aku
bila semalam ku tangan
hari ini masih di ulang
seolahnya semalam umpama
mencurah air di daun keladi
kekadang tersedu aku
menyapa dia setelah bertahun
memuji aku di depan khalayak
seolahnya banyak aku berjasa
hingga dia menjadi berdarjat kini
seingat aku
hanya alif, ba dan ta
aku mengenalkannya..
Agaknya esok - esok nanti
guru tua ini akan merindu
pada sebilangan gelak dan tawa
pada sebilangan tangis dan sendu
pada sebilangan angguk-angguk tandanya faham
pada sebilangan angguk-angguk rupanya ngantuk
pada sebilangan yang tunduk malu-malu
tidak peramah , diam memang begitu
ah.... sedihnya
ah.....sebaknya
tapi aku tahu
tapi aku pasti
aku bersyukur dan bangga menjadi guru
terima kasih ya MAHA PENGASIH.
anarin
10 Ogos 2007
Setahun pengetuaku hjh zaini di smkpg3
yang ku cubit , yang ku rotan
yang ku tengking , yang ku jeling
itulah yang melambai tangan
itulah yang mempamer senyum dan sengih
di tepian jalan
kekadang hairan termenung aku
bila semalam ku tangan
hari ini masih di ulang
seolahnya semalam umpama
mencurah air di daun keladi
kekadang tersedu aku
menyapa dia setelah bertahun
memuji aku di depan khalayak
seolahnya banyak aku berjasa
hingga dia menjadi berdarjat kini
seingat aku
hanya alif, ba dan ta
aku mengenalkannya..
Agaknya esok - esok nanti
guru tua ini akan merindu
pada sebilangan gelak dan tawa
pada sebilangan tangis dan sendu
pada sebilangan angguk-angguk tandanya faham
pada sebilangan angguk-angguk rupanya ngantuk
pada sebilangan yang tunduk malu-malu
tidak peramah , diam memang begitu
ah.... sedihnya
ah.....sebaknya
tapi aku tahu
tapi aku pasti
aku bersyukur dan bangga menjadi guru
terima kasih ya MAHA PENGASIH.
anarin
10 Ogos 2007
Setahun pengetuaku hjh zaini di smkpg3
AKU GURU DISIPLIN
Ku tahu kau marah padaku
Dek rotan yang panjang
Menyinggah di punggungmu
Ku tahu kau berang padaku
Dek leteran yang panjang
Atas kesalahan kecilmu
Ku tahu kau geram padaku
Dek segala hukuman
Yang ku jatuhkan
Ingin
Ku beritahu padamu
Marahku tanda sayangku padamu
Leteranku tanda prihatinku padamu
Hukumanku tanda ingatanku padamu
Hari ini kau mencemuhku
Namaku di merata ceruk bangunan
Gelaran yang pelbagai
Bak artis terkenal
Mengundang sinis pabila kedengaran
Kutahu
sememangnya aku sudah bersedia
Sejak dulu lagi
Sebelum kau kenal aku
Sebelum aku kenal kamu
Tapi aku seronok
Aku megah dengan lakonanku
Kerna masih ada yang memahami
Kerna masih ada lagi hormat padaku
Anarin
12 disember 2007
Dek rotan yang panjang
Menyinggah di punggungmu
Ku tahu kau berang padaku
Dek leteran yang panjang
Atas kesalahan kecilmu
Ku tahu kau geram padaku
Dek segala hukuman
Yang ku jatuhkan
Ingin
Ku beritahu padamu
Marahku tanda sayangku padamu
Leteranku tanda prihatinku padamu
Hukumanku tanda ingatanku padamu
Hari ini kau mencemuhku
Namaku di merata ceruk bangunan
Gelaran yang pelbagai
Bak artis terkenal
Mengundang sinis pabila kedengaran
Kutahu
sememangnya aku sudah bersedia
Sejak dulu lagi
Sebelum kau kenal aku
Sebelum aku kenal kamu
Tapi aku seronok
Aku megah dengan lakonanku
Kerna masih ada yang memahami
Kerna masih ada lagi hormat padaku
Anarin
12 disember 2007
APA YANG KU CARI..?
Apa yang ku cari
Bila hati sering marah
Pada hasil yang tidak di endah…
Apa yang ku cari
Bila perasaan sering dengki
Melihat kemenangan mereka perolehi..
Apa yang ku cari
Bila semangat sering lemah
Dek cacian dan nista yang diseranah
Apa yang ku cari
Bila hati mula tawar
Dek budi yang tak dikenang…
Apa yang ku cari
Bila ramai, aku bersungguh
Bila tiada, aku bertangguh
Apa yang kucari ….?
Anarin 2006
Bila hati sering marah
Pada hasil yang tidak di endah…
Apa yang ku cari
Bila perasaan sering dengki
Melihat kemenangan mereka perolehi..
Apa yang ku cari
Bila semangat sering lemah
Dek cacian dan nista yang diseranah
Apa yang ku cari
Bila hati mula tawar
Dek budi yang tak dikenang…
Apa yang ku cari
Bila ramai, aku bersungguh
Bila tiada, aku bertangguh
Apa yang kucari ….?
Anarin 2006
KHILAF
Kaya tak tentunya senang
Miskin tak tentunya susah
Senang tak tentunya tenang
Susah tak tentunya resah
Banyak tak tentunya cukup
Sedikit tak tentunya kurang
Kuat tak tentunya teguh
Lemah tak tentunya goyah
Cantik tak tentunya menawan
Buruk tak tentunya jelek
Kemenangan tak tentunya kejayaan
Kekalahan tak tentunya kehinaan
Di sisiku kuantiti
Di sisi MU kualiti
Aku melihat kulit
PandangMU isi
Ukuranku hasil
Ukuran MU usaha
Terasa hidup ini bagai tak dimengerti
Antara pengertian yang sebenar
Mungkinkah kerana
Mataku menipu pada apa yang dilihat
Atau dah biasa pada budaya
Haruskah aku hijrah dari kebiasaan yang biasa
Untuk membiasakan diri dengan kebiasaan TUHAN.
Walau kebiasaanNYA bukan mutlakNYA.
Oleh,
Anarin
1 Muharram 1427.
Miskin tak tentunya susah
Senang tak tentunya tenang
Susah tak tentunya resah
Banyak tak tentunya cukup
Sedikit tak tentunya kurang
Kuat tak tentunya teguh
Lemah tak tentunya goyah
Cantik tak tentunya menawan
Buruk tak tentunya jelek
Kemenangan tak tentunya kejayaan
Kekalahan tak tentunya kehinaan
Di sisiku kuantiti
Di sisi MU kualiti
Aku melihat kulit
PandangMU isi
Ukuranku hasil
Ukuran MU usaha
Terasa hidup ini bagai tak dimengerti
Antara pengertian yang sebenar
Mungkinkah kerana
Mataku menipu pada apa yang dilihat
Atau dah biasa pada budaya
Haruskah aku hijrah dari kebiasaan yang biasa
Untuk membiasakan diri dengan kebiasaan TUHAN.
Walau kebiasaanNYA bukan mutlakNYA.
Oleh,
Anarin
1 Muharram 1427.
KERANAMU NYAMUK
Apa rahsianya tuhan mencipta nyamuk...
Yang halus selalunya terbang tiada..
Hanya sesekali yang pakar berjaya memalu...
Mendabik dada...
Setelah acapkali kecewa..
Masih adakah lagi ...
Seperti yang dulu-dulu...
Sekali pukul tujuh terbunuh ...
Atau hanya dongengan....
Penyedap halwa telinga....
Manusia mencipta sistem pemampan
Senjata memerangi nyamuk
Bukan meriam , bukan pistol atau mesin gun
Hanya ubat nyamuk pelbagai jenama
Atau
Kelambu kain atau kelambu yang jarang-jarang macam jala
Atau
Pelbagai penyembur berbau hangit
Memedihkan mata
Atau
Memakan bakawali kononnya darahkan pahit.
Namun dalam peperangan ini masih beribu yang tewas
Masih ramai yang terbongkang
Para doktor , jururawat dan pawang sibuk merawat.
Dari menteri hingga petani... buntu mengatasi
Masih ramai yang terbujur....kekadang dikambus terus.
Yang tinggal menangis meratapi.
Kalah dalam peperangan yang entah bila sudahnya...
Musuh ini...
Ada dimana-mana
Musuh ini
Sentiasa mengintai peluang
Musuh ini ada bagai tiada..
Kita alpa...dia menyerang
Dari yang kecil hingga yang tua
Dari yang miskin mahupun kaya
Semuanya berpeluang tumbang.
Jelinglah di longkang
Jelinglah di takungan
Jangan sangka air tenang tiada bahaya
Jelinglah tayar yang bergelimpangan
Salinlah air dijambangan
Bersihkan saluran hujan
Tutuplah yang terbuka
Kambuslah yang terbuang
Kenapa mesti menuding jari
Kenapa mesti tunggu PBT
Kenapa mesti tunggu jiran sebelah
Kenapa mesti berbalah .... bukan aku punya sampah...
Perangai kita masih tak berubah
Nyamuk ketawakan kita...akhirnya.
Wahai kawan-kawan
Tunduk memungut sampah ...
Membersih halaman rumah..
Tidak mengurang darjat..
Malah membuang sifat mazmumah..
Marilah bersatu hati
Mari berganding bahu
Mari berpimpin tangan
Kita bersihkan halaman
Kita berperang dengan kebijaksanaan
Angkat sejata
Sapu halaman
Angkat senjata
Buang kekotoran
Angkat senjata
Hindar gigitan
Mencegah lebih baik dari merawati.
Kerana mu nyamuk
Kita beroleh kerahmatan.
Anarin
02082006
5.00 am
Yang halus selalunya terbang tiada..
Hanya sesekali yang pakar berjaya memalu...
Mendabik dada...
Setelah acapkali kecewa..
Masih adakah lagi ...
Seperti yang dulu-dulu...
Sekali pukul tujuh terbunuh ...
Atau hanya dongengan....
Penyedap halwa telinga....
Manusia mencipta sistem pemampan
Senjata memerangi nyamuk
Bukan meriam , bukan pistol atau mesin gun
Hanya ubat nyamuk pelbagai jenama
Atau
Kelambu kain atau kelambu yang jarang-jarang macam jala
Atau
Pelbagai penyembur berbau hangit
Memedihkan mata
Atau
Memakan bakawali kononnya darahkan pahit.
Namun dalam peperangan ini masih beribu yang tewas
Masih ramai yang terbongkang
Para doktor , jururawat dan pawang sibuk merawat.
Dari menteri hingga petani... buntu mengatasi
Masih ramai yang terbujur....kekadang dikambus terus.
Yang tinggal menangis meratapi.
Kalah dalam peperangan yang entah bila sudahnya...
Musuh ini...
Ada dimana-mana
Musuh ini
Sentiasa mengintai peluang
Musuh ini ada bagai tiada..
Kita alpa...dia menyerang
Dari yang kecil hingga yang tua
Dari yang miskin mahupun kaya
Semuanya berpeluang tumbang.
Jelinglah di longkang
Jelinglah di takungan
Jangan sangka air tenang tiada bahaya
Jelinglah tayar yang bergelimpangan
Salinlah air dijambangan
Bersihkan saluran hujan
Tutuplah yang terbuka
Kambuslah yang terbuang
Kenapa mesti menuding jari
Kenapa mesti tunggu PBT
Kenapa mesti tunggu jiran sebelah
Kenapa mesti berbalah .... bukan aku punya sampah...
Perangai kita masih tak berubah
Nyamuk ketawakan kita...akhirnya.
Wahai kawan-kawan
Tunduk memungut sampah ...
Membersih halaman rumah..
Tidak mengurang darjat..
Malah membuang sifat mazmumah..
Marilah bersatu hati
Mari berganding bahu
Mari berpimpin tangan
Kita bersihkan halaman
Kita berperang dengan kebijaksanaan
Angkat sejata
Sapu halaman
Angkat senjata
Buang kekotoran
Angkat senjata
Hindar gigitan
Mencegah lebih baik dari merawati.
Kerana mu nyamuk
Kita beroleh kerahmatan.
Anarin
02082006
5.00 am
LAKONAN SEORANG PELAKON
Bila aku ke laut
Aku berusaha menjadi nelayan
Menangkap ikan
Guna joran hingga ke jala
Naik sampan, perahu atau kapal
Berseorangan atau berkumpulan
Matlamat hanya satu
Pulang sarat muatan
Bila aku ke rimba
Aku berusaha menjadi pemburu
Menangkap binatang
Mungkin menyumpit, memanah atau menembak
Guna sumpit, panah hingga ke senapang
Matlamatku pabila pulang
Membawa denak, rusa atau ayam hutan
Menjadi santapan rakan taulan
Yang lebih jadi jualan
Pendapatan
Bila aku ke mana jua
Di situ, di sini atau di sana
Bila aku menjadi apa jua
Pak supir hingga men teri
Aku berusaha menjadi niat
Mungkin atas apa jua pentas
Berusaha mengikut arahan
Bersedia marah dan dimarahi
Bersedia menangis dan ditangisi
Bersedia ketawa dan diketawakan
Bersedia memukul atau dipukul
Bersedia segalanya.......
Mengikut kehendaknya
Kejayaanku cuma satu
Berlakon mengikut arahan
Berkata mengikut skrip
Kerana aku seorang pelakon
Pelakon dalam lakonan
Berhenti bila nafas terhenti.........
Anarin
02022007
Aku berusaha menjadi nelayan
Menangkap ikan
Guna joran hingga ke jala
Naik sampan, perahu atau kapal
Berseorangan atau berkumpulan
Matlamat hanya satu
Pulang sarat muatan
Bila aku ke rimba
Aku berusaha menjadi pemburu
Menangkap binatang
Mungkin menyumpit, memanah atau menembak
Guna sumpit, panah hingga ke senapang
Matlamatku pabila pulang
Membawa denak, rusa atau ayam hutan
Menjadi santapan rakan taulan
Yang lebih jadi jualan
Pendapatan
Bila aku ke mana jua
Di situ, di sini atau di sana
Bila aku menjadi apa jua
Pak supir hingga men teri
Aku berusaha menjadi niat
Mungkin atas apa jua pentas
Berusaha mengikut arahan
Bersedia marah dan dimarahi
Bersedia menangis dan ditangisi
Bersedia ketawa dan diketawakan
Bersedia memukul atau dipukul
Bersedia segalanya.......
Mengikut kehendaknya
Kejayaanku cuma satu
Berlakon mengikut arahan
Berkata mengikut skrip
Kerana aku seorang pelakon
Pelakon dalam lakonan
Berhenti bila nafas terhenti.........
Anarin
02022007
PUAN HAJAH FAUZIAH DAWAM
Kami ingat lagi...
Sekiranya ketika itu kau mundar mandir
Tentunya kau sedang berfikir.
Sekiranya ketika itu kau memekik memanggil
Tentunya ada idea yang hendak dicungkil
Sekiranya dari kejauhan kau tersenyum.
Berita gembira bakal diumum.
Sekiranya dari kejauhan muka menyinga.
Memang pasti ada yang tak kena..
Larilah-lari jangan bersua...
Tunggulah angin sepoi-sepoi bahasa.
Puan Fuziah,
Seingat kami.
Pantangmu ....jangan tak tahu bila ditanya
Katamu.... kamu mesti tahu.
Pantangmu .....jangan tak boleh bila disuruh
Katamu .....kamu cuba dulu , kembangkan bakat.
Pantangmu....jangan salahkan orang.
Katamu....salahkan diri sendiri.
Pantangmu.....pelajar jangan disiakan.
Katamu......itu amanah , itulah sumber rezeki.
Itulah antara yang kami ingat.
Dalam banyak2 nasihat.
Puan Fuziah.
Sifatmu yang mesra disenangi sesiapa.
Sekali tersua terasa kenal bagai dah lama.
Sifat pemaaf tumbuh semulajadi.
Mudah kasihan , belas dan simpati.
Puan Fuziah,
Masih lagi terasa hangatnya kasih sayangmu.
Masih lagi terasa tegur lembutmu menusuk kalbu.
Masih terngiang-ngiang lagi jerit pekik mu memarahi.
Masih ternampak-nampak senyumanmu yang merata.
Masih terasa kelibatmu dimana-mana.
Dipegang rupanya bayang.
Puan Fuziah.
Maafkan kami sekirannya selama ini.
Banyak tingkah dan tutur kami mengguris hati.
Sesungguhnya kami memang anak-anak yang nakal.
Semuanya minta perhatian.
Dalam ungkal kami buat.
Dalam nakal kami akur.
Walau ada yang menangis... hati terguris.
Kami faham ....
Sebagai ibu ...
Tidak semua dapat kau belai...
Tak semua dapat kau dukung...
Tak semua dapat kau puaskan...
Ada angah, ada along , ada uteh , ada ude, ada itam, ada alang ....
Dan apa-apa lagi ntah...
Ramai lagi anakmu yang lain...
Rambut pun pelbagai warna...
Tinggi pun tak sama....
Tak apalah ......
Kau tetap di hati...
Kau pernah menjadi ibu kami...
Maafkan kami dan terima kasih ibu.
Anarin
1 sept 2006
papan timur 10.00 pm
Sekiranya ketika itu kau mundar mandir
Tentunya kau sedang berfikir.
Sekiranya ketika itu kau memekik memanggil
Tentunya ada idea yang hendak dicungkil
Sekiranya dari kejauhan kau tersenyum.
Berita gembira bakal diumum.
Sekiranya dari kejauhan muka menyinga.
Memang pasti ada yang tak kena..
Larilah-lari jangan bersua...
Tunggulah angin sepoi-sepoi bahasa.
Puan Fuziah,
Seingat kami.
Pantangmu ....jangan tak tahu bila ditanya
Katamu.... kamu mesti tahu.
Pantangmu .....jangan tak boleh bila disuruh
Katamu .....kamu cuba dulu , kembangkan bakat.
Pantangmu....jangan salahkan orang.
Katamu....salahkan diri sendiri.
Pantangmu.....pelajar jangan disiakan.
Katamu......itu amanah , itulah sumber rezeki.
Itulah antara yang kami ingat.
Dalam banyak2 nasihat.
Puan Fuziah.
Sifatmu yang mesra disenangi sesiapa.
Sekali tersua terasa kenal bagai dah lama.
Sifat pemaaf tumbuh semulajadi.
Mudah kasihan , belas dan simpati.
Puan Fuziah,
Masih lagi terasa hangatnya kasih sayangmu.
Masih lagi terasa tegur lembutmu menusuk kalbu.
Masih terngiang-ngiang lagi jerit pekik mu memarahi.
Masih ternampak-nampak senyumanmu yang merata.
Masih terasa kelibatmu dimana-mana.
Dipegang rupanya bayang.
Puan Fuziah.
Maafkan kami sekirannya selama ini.
Banyak tingkah dan tutur kami mengguris hati.
Sesungguhnya kami memang anak-anak yang nakal.
Semuanya minta perhatian.
Dalam ungkal kami buat.
Dalam nakal kami akur.
Walau ada yang menangis... hati terguris.
Kami faham ....
Sebagai ibu ...
Tidak semua dapat kau belai...
Tak semua dapat kau dukung...
Tak semua dapat kau puaskan...
Ada angah, ada along , ada uteh , ada ude, ada itam, ada alang ....
Dan apa-apa lagi ntah...
Ramai lagi anakmu yang lain...
Rambut pun pelbagai warna...
Tinggi pun tak sama....
Tak apalah ......
Kau tetap di hati...
Kau pernah menjadi ibu kami...
Maafkan kami dan terima kasih ibu.
Anarin
1 sept 2006
papan timur 10.00 pm
CUIT-CUIT GURU KITA SMKPG3 2007
Salam sejahtera hamba ucapkan
Buat semua warga sekolah
Apa yang ada sekadar usikan
Kalau salah jangan lah marah.
Hajjah Zaini "boss" sekolah
Kedatangannya memang amat ditunggu
Ketegasan bekerja sudah terserlah
Mengatur pengurusan membimbing guru.
Noraniza Shamsuri penolong setia
Memajukan akademik agenda utama
Penuh dengan pelbagai idea
Akademik meningkat tersenyum ceria
En Shahalan orang berhemah
Ehwal pelajar ditangani bijaksana
Semua masalah menjadi mudah
Tidak rugi mengadu padanya
Puan Salina suka memuji
Pandai bergaya pandai menyanyi
Kejayaan Kokurikulum sudah diakui
Buah tangan beliau kini digeruni
En Md Ali Penyelia Petang
Orangnya handsome suka "menyemat'
Pn Maria kini semakin cemerlang
Ijazah sarjana sudah mendapat
Pn Siti Mazliha orangnya ramah
Tersengih manis bibirnya merkah
Puan Indera tak pernah marah
Walau pelajar pelbagai karenah
En. A Zaiddin semakin bergaya
Kereta Vios menjadi kebanggaan
Ustaz Adhar memandu Avanza
Agaknya target anaknya sembilan
Pn Azawana murah rezeki
Menjadi guru , ramai anaknya
Pn Azira sayangkan suami
Pagi petang siang malam asyik bersama
Pn Faridah Samad tak pernah berubah
Berjalan dan bekerja sangatlah lincah
Pn Faridah Mohmad sudah berubah
Kini berazam menjadi isteri solehah
Pn Firdzaus sentiasa muda
Agaknya sebab tubuhnya kecil
Pn Hadawiyah semakin gembira
Dikurnia ALLAH anak yang comel
Cik Haizuizwa cepat mesra
Sangat bersopan tangannya ringan
Pn Hanisah sungguh bijaksana
Kemahiran Hidup menjadi bualan
Pn Hanizam dalam kenangan
Berpindah ke Kluang mengikut suami
Dulu dipanggil Cik kini dah pun Puan
Ida Marlini tetap jaga koperasi
Pn Indok orangnya sabar
Bidang kerjanya sangatlah mahir
Pn Khairoun Bahasa Inggerisnya pakar
Sentiasa berzikir ke hulu ke hilir
Pn Khasinah pandai memasak
Untung sangat anak dan suami
Cik Lim kini harum semerbak
Apa taknya,dengar dah ada buah hati
Cik Mariam datang , Pn Mariam kahwin
Mereka berdua banyak persamaan
Dua-dua pun lurus ,dua-dua pun rajin
Pasangan mereka bertuah badan.
Cik Mariani masih sendiri
Di bilik komputer dia bertapa
Pn Marlina suka berdiam diri
Prinsip hidup tak suka mengata
Pn Maslinda sudah berpindah
Ke Sekolah Alam Shah membawa misi
Kecil molek sangatlah ramah
Penolong SU PIBG Pn Mastinee
Pn Mazlina bukan calangan
Angkat telefon sumbangan mencurah
Hajjah Maznah banyak rancangan
Segala tugasan dilakukan mudah
En Hadzrin pelbagai watak
Dalam tegas kasih sayangnya ada
En Md Radzi tak nampak-nampak
Rupanya berkursus hajatnya besara
En Khairul suka bersukan
Tunangnya jauh di hujung negeri
Pn Moga suka berdandan
Rambut panjang diikat rapi
Pn Norleha bergaya habis
Guru senior tempat rujukan
Cik Nor Aznita "MC" pelapis
Bila bersajak penuh perasaan
Pn Nor Suhaila bersemangat kental
Tempat rujukan Matematik Tambahan
Pn Noriza sibuk merancang jadual
Setiap ujian atau peperiksaan
Pn Noryanty murah rezeki
Orangnya berbudi merendah diri
Cik Rabiah kini semakin diminati
Guru Popular anugerah diperolehi
En Rohaizi asyik merindu
Ke Batu Pahat setiap minggu
Cik Rosnadia berkereta baru
Bila bertugas melebihi waktu
Pn Rozilah guru dah lama
Sangat berprinsip bila bekerja
Pn Ruziyanti banyak kereta
Dalam sibuk, eh.. berbadan dua
En Saiful orangnya kuat
Ragbi dan olahraga tempat bertanya
En Zainurizam bekerja tak pernah penat
Memancing dan kuda kepang itu hobinya.
Pn Azlina rajin mengajar
kalau disapa baru bersuara
Putih melepak tersenyum lebar
Lesung pipit Cik Chan yang punya
Tegas sungguh Wan Norzilawati
Kereta lama sudah ditolak
Pn Sudiyati sangat sayang suami
Suka bercerita rumah dan anak
Pn Vanaja sangat peramah
Fesyen terkini mudah tersenyum
Pn Vasantha tak pernah lemah
Kawan-kawan sangatlah kagum
Nor fadilah Wodi memang mem"PERSONA"
Minat bekerja ringan tulangnya
Pn Zaharah kini tersenyum gembira
Mendapat rezeki dari Yang MAHA KUASA
Sangatlah rajin Cik Sukartiwaty
MYVII baru sentisa berkilat
Pn Zabidah kini dah tukar pagi
Bila mengajar memang bersemangat
Cik Karimah bertudung labuh
Nampak anggun berkacamata
Cik Zaiemah pantang disuruh
Mirip pelakon terkenal "EJA"
Pn Suhaina terkenang suami
Suami menjeling atas pelamin
Cari-cari si Pn Norakmalizani
Rupa-rupanya cuti bersalin
Cik Marina sungguh pemalu
Nak dengar suara sangatlah jarang
Cik Afshan pula orang Terengganu
Loghatnya pekat masih tak lekang
Pn Roslinda "simple" orangnya
Suami perkasa mempertahankan negara
Ustazah Uluwiyah sentiasa mesra
Wang PIBG diurus sempurna
Pn Zanarimah berwajah tenang
Sangat sesuai mengajar agama
Cik Azlinda baru bertunang
Sedang menanti saat bahagia
Cik Hassu bertudung pusing
Pandai bergaya marahnya kurang
Pn Rashida tak pernah pening
Orangnya lurus berterus terang
Pn Juhairiyah berkacamata
Satria Neo jenama negara
Putih mantap Cik Bek empunya
Suka menari , minat berkebaya
Tidak terlupa Cik Rohana
Ganu kite yang masih dara
Siti Ruziah semakin kaya
Bag, pakaian, semua pun tersedia
Akhir kata penutup seloka
Jari disusun memohon kemaafan
Adapun pantun lawak jenaka
Gurau senda penghibur kenangan
Guru ceria pelajar gembira
Bila bekerja maniskan muka
Gurau senda merapatkan kita
Kita kan semua bagai keluarga
Kalau salah sila betulkan
Hasil nukilan perahan idea
Apa yang ada cuma tanggapan
Kalau tak benar maafkan kita
maafkan kami....maafkan kami......30X
apa-apa aje
anarin
25 SEPT 2007
Buat semua warga sekolah
Apa yang ada sekadar usikan
Kalau salah jangan lah marah.
Hajjah Zaini "boss" sekolah
Kedatangannya memang amat ditunggu
Ketegasan bekerja sudah terserlah
Mengatur pengurusan membimbing guru.
Noraniza Shamsuri penolong setia
Memajukan akademik agenda utama
Penuh dengan pelbagai idea
Akademik meningkat tersenyum ceria
En Shahalan orang berhemah
Ehwal pelajar ditangani bijaksana
Semua masalah menjadi mudah
Tidak rugi mengadu padanya
Puan Salina suka memuji
Pandai bergaya pandai menyanyi
Kejayaan Kokurikulum sudah diakui
Buah tangan beliau kini digeruni
En Md Ali Penyelia Petang
Orangnya handsome suka "menyemat'
Pn Maria kini semakin cemerlang
Ijazah sarjana sudah mendapat
Pn Siti Mazliha orangnya ramah
Tersengih manis bibirnya merkah
Puan Indera tak pernah marah
Walau pelajar pelbagai karenah
En. A Zaiddin semakin bergaya
Kereta Vios menjadi kebanggaan
Ustaz Adhar memandu Avanza
Agaknya target anaknya sembilan
Pn Azawana murah rezeki
Menjadi guru , ramai anaknya
Pn Azira sayangkan suami
Pagi petang siang malam asyik bersama
Pn Faridah Samad tak pernah berubah
Berjalan dan bekerja sangatlah lincah
Pn Faridah Mohmad sudah berubah
Kini berazam menjadi isteri solehah
Pn Firdzaus sentiasa muda
Agaknya sebab tubuhnya kecil
Pn Hadawiyah semakin gembira
Dikurnia ALLAH anak yang comel
Cik Haizuizwa cepat mesra
Sangat bersopan tangannya ringan
Pn Hanisah sungguh bijaksana
Kemahiran Hidup menjadi bualan
Pn Hanizam dalam kenangan
Berpindah ke Kluang mengikut suami
Dulu dipanggil Cik kini dah pun Puan
Ida Marlini tetap jaga koperasi
Pn Indok orangnya sabar
Bidang kerjanya sangatlah mahir
Pn Khairoun Bahasa Inggerisnya pakar
Sentiasa berzikir ke hulu ke hilir
Pn Khasinah pandai memasak
Untung sangat anak dan suami
Cik Lim kini harum semerbak
Apa taknya,dengar dah ada buah hati
Cik Mariam datang , Pn Mariam kahwin
Mereka berdua banyak persamaan
Dua-dua pun lurus ,dua-dua pun rajin
Pasangan mereka bertuah badan.
Cik Mariani masih sendiri
Di bilik komputer dia bertapa
Pn Marlina suka berdiam diri
Prinsip hidup tak suka mengata
Pn Maslinda sudah berpindah
Ke Sekolah Alam Shah membawa misi
Kecil molek sangatlah ramah
Penolong SU PIBG Pn Mastinee
Pn Mazlina bukan calangan
Angkat telefon sumbangan mencurah
Hajjah Maznah banyak rancangan
Segala tugasan dilakukan mudah
En Hadzrin pelbagai watak
Dalam tegas kasih sayangnya ada
En Md Radzi tak nampak-nampak
Rupanya berkursus hajatnya besara
En Khairul suka bersukan
Tunangnya jauh di hujung negeri
Pn Moga suka berdandan
Rambut panjang diikat rapi
Pn Norleha bergaya habis
Guru senior tempat rujukan
Cik Nor Aznita "MC" pelapis
Bila bersajak penuh perasaan
Pn Nor Suhaila bersemangat kental
Tempat rujukan Matematik Tambahan
Pn Noriza sibuk merancang jadual
Setiap ujian atau peperiksaan
Pn Noryanty murah rezeki
Orangnya berbudi merendah diri
Cik Rabiah kini semakin diminati
Guru Popular anugerah diperolehi
En Rohaizi asyik merindu
Ke Batu Pahat setiap minggu
Cik Rosnadia berkereta baru
Bila bertugas melebihi waktu
Pn Rozilah guru dah lama
Sangat berprinsip bila bekerja
Pn Ruziyanti banyak kereta
Dalam sibuk, eh.. berbadan dua
En Saiful orangnya kuat
Ragbi dan olahraga tempat bertanya
En Zainurizam bekerja tak pernah penat
Memancing dan kuda kepang itu hobinya.
Pn Azlina rajin mengajar
kalau disapa baru bersuara
Putih melepak tersenyum lebar
Lesung pipit Cik Chan yang punya
Tegas sungguh Wan Norzilawati
Kereta lama sudah ditolak
Pn Sudiyati sangat sayang suami
Suka bercerita rumah dan anak
Pn Vanaja sangat peramah
Fesyen terkini mudah tersenyum
Pn Vasantha tak pernah lemah
Kawan-kawan sangatlah kagum
Nor fadilah Wodi memang mem"PERSONA"
Minat bekerja ringan tulangnya
Pn Zaharah kini tersenyum gembira
Mendapat rezeki dari Yang MAHA KUASA
Sangatlah rajin Cik Sukartiwaty
MYVII baru sentisa berkilat
Pn Zabidah kini dah tukar pagi
Bila mengajar memang bersemangat
Cik Karimah bertudung labuh
Nampak anggun berkacamata
Cik Zaiemah pantang disuruh
Mirip pelakon terkenal "EJA"
Pn Suhaina terkenang suami
Suami menjeling atas pelamin
Cari-cari si Pn Norakmalizani
Rupa-rupanya cuti bersalin
Cik Marina sungguh pemalu
Nak dengar suara sangatlah jarang
Cik Afshan pula orang Terengganu
Loghatnya pekat masih tak lekang
Pn Roslinda "simple" orangnya
Suami perkasa mempertahankan negara
Ustazah Uluwiyah sentiasa mesra
Wang PIBG diurus sempurna
Pn Zanarimah berwajah tenang
Sangat sesuai mengajar agama
Cik Azlinda baru bertunang
Sedang menanti saat bahagia
Cik Hassu bertudung pusing
Pandai bergaya marahnya kurang
Pn Rashida tak pernah pening
Orangnya lurus berterus terang
Pn Juhairiyah berkacamata
Satria Neo jenama negara
Putih mantap Cik Bek empunya
Suka menari , minat berkebaya
Tidak terlupa Cik Rohana
Ganu kite yang masih dara
Siti Ruziah semakin kaya
Bag, pakaian, semua pun tersedia
Akhir kata penutup seloka
Jari disusun memohon kemaafan
Adapun pantun lawak jenaka
Gurau senda penghibur kenangan
Guru ceria pelajar gembira
Bila bekerja maniskan muka
Gurau senda merapatkan kita
Kita kan semua bagai keluarga
Kalau salah sila betulkan
Hasil nukilan perahan idea
Apa yang ada cuma tanggapan
Kalau tak benar maafkan kita
maafkan kami....maafkan kami......30X
apa-apa aje
anarin
25 SEPT 2007
PAK UTEH
Pak Uteh,
Hari ini ,kita masih bersama untuk mengenang budi
Hari ini ,kita masih bersama untuk duduk dan berdiri
Hari ini ,kita masih dan masih bersama mengenang yang dulu
Duka , suka ,sedih , ketawa yang bercampur baur...
Mempersiapkan persediaan kenangan untuk bertamu..
Pak Uteh,
Yang kami tahu...
Tegas kau mendidik anak , begitulah kau tegas dalam kerjamu
Gurauan , senyum mesra bersama kami adalah perhisan dirimu
Ibadah , amal kebajikan dan doa kpd leluhur adalah zikir nadimu
Tidak suka menyusahkan orang, adalah kebiasaanmu
Mengagungkan Ibu, adalah mahkota hidupmu
Bersama Mak Teh, adalah masa yang terindah buatmu
Teh , Nescafe O , asam pedas , ikan masin , sambal belacan , botok2...adalah hawa nafsu mulutmu..
Pak Uteh,
Rasanya baru semalam kami bersama dengan mu
Belum puas ketawa kuat ,belum puas kurang ajar , mengajar & belajar
Belum puas berkerja dan berseronok bersama
Dan mungkin antara kita belum puas bersama menghambur puing2 ke udara...
Pak Uteh,
Esok dan lusa nanti bagai hilang kelibat lenggang jalan mu
Esok dan tulat nanti kita akan rindu senyuman sengihmu
Esok dan nanti kau bagaikan ada tapi tiada...
Apatah lagi tiang dan batu di Jabatan pun bagai sudah mengenalimu..
Pasti ,mereka tercari – cari mana bayangmu..
Pak Uteh,
Walau patah tumbuh hilang berganti
Tapi yang rebung, jauh lagi ke pucuk
Tapi yang tunas, lama lagi menjadi keras dan gagah
Tapi yang baru, tidak sama yang lama
Manakan sama kelapa tua dan kelapa muda
Pak Uteh,
Sebelum akhir
Terima kasih atas pelbagai sumbangan budimu
Terima kasih atas pelbagai hulur bantuanmu
Terima kasih atas sarapan dan menu makanan yang selalu
Terima kasih pada tangan mu yang ringan memberi
Terima kasih atas perkongsian ideamu
Terima kasih atas teguran dan marahmu
Terima kasih berkongsi nadi dan masa2 bersama kami
Untuk lupa susah sekali , bila ingat terasa segar..
Pak Uteh,
Akhirnya , sekiranya adik-adikmu , rakan-rakan mu ini
Ada menconteng pedih di hatimu
Ada rupa yang menyakitkan matamu
Ada langkah sumbang yang beremosi
Mungkin sedar sengaja atau tidak sedar sengajanya
Ampunkan kami , maafkan semua
Apalah guna dibawa pulang jarum yang patah
Lemparkan saja di dalam api
Biar hilang menjadi abu...
Pak Uteh
Pergilah ...
Di luar sana ramai menanti menyambutmu
Sambunglah jasa dan budi
Yang akan kau hulurkan nanti...
Pintu kami sentiasa sedia menerima kunjunganmu...
Saudaraku....
Anarin
04 03 2011
SPP JPNJ
Hari ini ,kita masih bersama untuk mengenang budi
Hari ini ,kita masih bersama untuk duduk dan berdiri
Hari ini ,kita masih dan masih bersama mengenang yang dulu
Duka , suka ,sedih , ketawa yang bercampur baur...
Mempersiapkan persediaan kenangan untuk bertamu..
Pak Uteh,
Yang kami tahu...
Tegas kau mendidik anak , begitulah kau tegas dalam kerjamu
Gurauan , senyum mesra bersama kami adalah perhisan dirimu
Ibadah , amal kebajikan dan doa kpd leluhur adalah zikir nadimu
Tidak suka menyusahkan orang, adalah kebiasaanmu
Mengagungkan Ibu, adalah mahkota hidupmu
Bersama Mak Teh, adalah masa yang terindah buatmu
Teh , Nescafe O , asam pedas , ikan masin , sambal belacan , botok2...adalah hawa nafsu mulutmu..
Pak Uteh,
Rasanya baru semalam kami bersama dengan mu
Belum puas ketawa kuat ,belum puas kurang ajar , mengajar & belajar
Belum puas berkerja dan berseronok bersama
Dan mungkin antara kita belum puas bersama menghambur puing2 ke udara...
Pak Uteh,
Esok dan lusa nanti bagai hilang kelibat lenggang jalan mu
Esok dan tulat nanti kita akan rindu senyuman sengihmu
Esok dan nanti kau bagaikan ada tapi tiada...
Apatah lagi tiang dan batu di Jabatan pun bagai sudah mengenalimu..
Pasti ,mereka tercari – cari mana bayangmu..
Pak Uteh,
Walau patah tumbuh hilang berganti
Tapi yang rebung, jauh lagi ke pucuk
Tapi yang tunas, lama lagi menjadi keras dan gagah
Tapi yang baru, tidak sama yang lama
Manakan sama kelapa tua dan kelapa muda
Pak Uteh,
Sebelum akhir
Terima kasih atas pelbagai sumbangan budimu
Terima kasih atas pelbagai hulur bantuanmu
Terima kasih atas sarapan dan menu makanan yang selalu
Terima kasih pada tangan mu yang ringan memberi
Terima kasih atas perkongsian ideamu
Terima kasih atas teguran dan marahmu
Terima kasih berkongsi nadi dan masa2 bersama kami
Untuk lupa susah sekali , bila ingat terasa segar..
Pak Uteh,
Akhirnya , sekiranya adik-adikmu , rakan-rakan mu ini
Ada menconteng pedih di hatimu
Ada rupa yang menyakitkan matamu
Ada langkah sumbang yang beremosi
Mungkin sedar sengaja atau tidak sedar sengajanya
Ampunkan kami , maafkan semua
Apalah guna dibawa pulang jarum yang patah
Lemparkan saja di dalam api
Biar hilang menjadi abu...
Pak Uteh
Pergilah ...
Di luar sana ramai menanti menyambutmu
Sambunglah jasa dan budi
Yang akan kau hulurkan nanti...
Pintu kami sentiasa sedia menerima kunjunganmu...
Saudaraku....
Anarin
04 03 2011
SPP JPNJ
Langgan:
Ulasan (Atom)